Ternate, Maluku Utara- Sejumlah guru di Kota Ternate memilih pindah ke tempat lain di luar Ternate, sebagian lagi pensiun dan ada juga meninggal dunia.
Hal ini menyebabkan terjadi kekurangan guru kelas dan guru mata pelajaran di sejumlah sekolah. Dinas Pendidikan Kota Ternate akhirnya harus melakukan penataan ulang guru.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Diknas, Drs. Mahmud J Abdurahman kepada Haliyora, Selasa (13/07/2021)
Dijelaskannya, tujuan penataan tersebut untuk mengisi kekosongan guru di Kota Ternate, mulai guru kelas hingga guru mata pelajaran.
“Penataan dan pemerataan guru penting dilakukan untuk mengisi kekosong sesuai dengan sasaran mata pelajaran masing-masing,” kata Mahmud.
Disampaikan, penataan guru dilakukan pada semua sekolah di Kota Ternate. “Penataan dilakukan melalui aplikasi dan menggunakan data manual,” ujarnya.
Dikatakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ternate juga membentuk tim untuk turun ke sekolah-sekolah guna mendata langsung berapa guru yang harus digeser.
“Tapi saat ini tim kami mengalami kendala untuk turun langsung ke sekolah-sekolah, karena pandemi Covid-19,” pungkasnya. (Boy-1)









