Cerita Pasutri Penumpang KM. Karya Indah, Diselamatkan Nelayan saat Lompat ke Laut

  • Whatsapp
Ilustrasi Penumpang Kapal terjun ke laut

Sanana, Haliyora

Peristiwa terbakarnya KM. Karya Indah di perairan Kepulauan Sula menyisahkan pilu. Betapa tidak, diantara ratusan penumpang yang selamat, ada salah satu penumpang bernama Dedi Hidayat dikabarkan hilang dan masih dalam pencarian tim penyelamat.

Bacaan Lainnya

Dedi (43) tercatat sebagai salah seorang guru honor di SMKN I Sanana. Istrinya berharap agar suaminya dapat ditemukan dalam keadaan selamat, dan kembali berkumpul bersama keluarga.

“Kami selalu berdo’a semoga suami saya ditemukan dalam keadaan selamat agar torang bisa berkumpul lagi. Saya dan anak-anak sangat kaget dan sangat sedih mendengar kebakaran kapal yang ditumpangi suami saya, lebih-lebih dikabarkan suami saya belum ditemukan sampai hari ini. Mohon bantu do’akan agar suami dan bapaknya anak-anak ditemukan dalam kondisi selamat, “ungkapnya berkaca-kaca, saat ditemui Haliyora, Minggu (30/05/2021)

Di pihak lain, Fadli T. Aba dan istrinya yang selamat dari peristiwa kebakaran kapal tersebut mengungkapkan rasa syukur karena masih diselamatkan Allah SWT.

Ditemui Haliyora, pada Minggu pagi, Fadli menceritakan, dia dan istrinya menempati ranjang kapal di pojok belakang, pas di atas mesin kapal. Sekitar pukul 06.00 WIT, mereka melihat ada asap tebal keluar dari kamar mesin. Asapnya sangat tebal sehingga menggangu pernafasan.

“Saat itu asapnya tebal sekali memenuhi ruangan kapal sehinga mengganggu pernafasan, lalu semua penumpang panik dan berhamburan mengambil bantal renang (pelampung). ABK mengarahkan penumpang untuk menuju ke bagian depan kapal. Saya dan istri langsung lompat ke laut. Alhamdulillah kami diselamatkan oleh nelayan bajo. Ada juga satu ketinting, entah dari mana datang menolong kami lalu kami dibawa ke satu pulau terdekat. Dari sana kemudian kami dievakuasi ke Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur,” tutur Fadli. (Sarif-1)

Pos terkait