Medsos Disebut Penyebab Kekerasan Anak Meningkat di Halmahera Timur

Maba, Haliyora

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (KB) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Amin Ambeua mengatakan media sosial merupakan salah satu penyebab tingkat kekerasan anak di bawah umur.

Kata Amin, pengetahuan orang tua terhadap teknologi informasi masih rendah. Terutama cara mengoperasikan handphone (hp) dan menggunakan media sosial. Sehingga para orang tua tidak mampu mengawasi anak dalam menggunakan media sosial.

“Tingkat kekerasan anak di bawah umur Kabupaten Halmahera Timur cenderung meningkat disebabkan banyak hal, terutama pengaruh media sosial. Anak-anak salah menggunakan teknologi informasi seperti hp. Sementara orang tua juga masih gagap teknologi informasi itu, sehingga tidak mampu mengontrol anaknya saat bermedia sosial. Padahal orang tua bahkan semua pihak dalam memberikan edukasi sangatlah penting,” kata Amin, kamis, (01/04/2021).

BACA JUGA  Baru 2 Bulan, Sudah Terjadi 4 Kasus Kekerasan Anak di Kota Tikep

Menurutnya, tingkat kekerasan anak tersebut bisa dicegah bila kontrol orang tua di rumah baik. Pengawasan tersebut berawal dari ketahanan keluarga karena rumah tangga adalah struktur sosial terkecil, dan orang tualah yang memiliki banyak waktu bersama anak.

Ia menyebut pendidikan agama sebagai faktor penting untuk ditanamkan kepada anak sejak dini untuk membentuk karakter, watak dan sikap menjadi baik.

BACA JUGA  DPRD Sula Kocok Ulang AKD, Semua Ketua Komisi Berganti

“Nilai-nilai agama sangat penting ditanamkan kepada anaka sejak dini, dan itu dimulai dari dalam rumah (orang tua),” ujarnya.

P3A sendiri, kata Amin, terus mengontrol dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama orang tua sesuai program pemerintah daerah.” Kita intens melakukan sosialisasi, namun juga butuh peran semua pihak,” imbuhnya. (RH-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah