Beredar Foto Camat Bersama Asgar Saleh, Muhajirin Tebar Ancaman

Ternate, Haliyora

Ketua tim pemenang Pasangan calon (Paslon) nomor urut dua, M.Tauhid Soleman-Jasri Usman (TULUS), Mauhajirin Bailusy, menyebut ada sejumlah  Camat mendukung salah satu Palon.

Ketua DPC PKB kota Ternate itu menyebut, beredar di media sosial foto sejumlah camat bersama salah satu pasangan calon walikota/wakil walikota sebagai indikasi kuat keterlibatan semua camat dalam politik praktis.

Hal itu disampaikan Muhajirin saat berkampanye untuk Paslon TULUS di kelurahan Bastiong Karance dan Bastiong Talangame, Sabtu, (28/11/2020).

Ketua DPRD Kita Ternate mengingatkan Bawaslu untuk serius mengawasi aktifitas politik para pejabat itu.

“Sebagai ketua tim sukses dan sebagai warga Ternate mengingatkan kepada Bawaslu agar seriusi perilaku sejumlah camat yang sengaja tidak menghiraukan peraturan perundang-undangan dengan mendukung Paslon tertentu secara terang-terangan. Jika tidak diseriusi maka kami akan mengambil langkah sendiri,” ancam Muhajirin.

BACA JUGA  DCS Bacaleg DPRD Tikep Ditetapkan Sebanyak 333 Orang

Menurutnya, pejabat pemerintah yang berfoto bersama dengan Paslon adalah merupakan bentuk dukungan politik yang oleh UU sangat dilarang.

“Pejabat pemerintah harusnya berlaku netral. Sebagai anggota masyarakat anda punya hak pilih, tetapi sebagai pejabat atau ASN tidak dibenarkan oleh UU untuk mendukung atau memihak salah satu Paslon. Dan bagi kami, aksi foto bersama itu sudah tidak bisa ditolelir lagi, sehingga kalau Bawaslu tidak bertindak, maka kami yang akan melakukan tindakan sesuai cara kami,” tegasnya.

BACA JUGA  Ketika Slogan Sofifi Rumah Kita Berubah jadi‘Sofifi Rumah Kontrak’

Muhajirin mengungkapkan beberapa jam sebelumnya, beredar di media sosial foto camat Ternate Selatan, Utara, Barat dan Tengah bersama salah satu Paslon.

“Kenapa saya buka-bukaan seperti ini ? karena ini sudah keterlaluan, karena demokrasi kita di Kota Ternate dicederai karena kepentingan jabatan mereka. PTT di intimidasi, ASN dan lurah diintimidasi. Inikah yang disebut netralitas ?, Saya meminta kejujuran dan ketegasan Bawaslu agar proses ini tidak direkayasa, proses ini jangan dimain-mainka,n” tandas Muhajirin. (Ecal-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah