Terapkan Relaksasi, Pemkot Ternate Aktifkan Perkantoran, Belajar di Rumah Diperpanjang

Ternyata, Haliyora.com

Pemerintah Kota Ternate akan menerapkan relaksasi pada sejumlah sektor publik mulai besok (5/6). Ini dilakukan untuk menggairahkan kembali aktifitas masyarakat. Selain ruang sosial, sektor ekonomi juga akan dioptimalkan aktifitasnya, tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan, hal ini diungkapkan Sekertaris Kota Ternate, Jusuf Sunya kepada wartawan di Royal Resto Kelurahan kalumpang, Kamis, 4 Juni 2020.

Jusuf mengatakan, skema ini diterapkan untuk menghidupkan kembali dunia usaha yang saat ini lesu, sejumlah karyawan dirumahkan, bahkan ada yang di-PHK akibat pandemi virus corona, “ hari ini kita lakukan pemantauan terhadap kesiapan dunia usaha menyambut diberlakukannya relaksasi besok,” ujar Jusuf.

BACA JUGA  Tim Gugus: "Masyarakat tak Patuh Penyebab Corona di Malut Melonjak"

Ia menjelaskan, relaksasi ini nama lain dari new normal, tujuannya untuk membangkitkan aktifitas ekonomi, sosial, serta aktifitas ruang publik dalam konteks yang terbatas, “ relaksasi ini dalam artian menghidupkan aktifitas masyarakat tapi terbatas, karena harus sesuai protokol kesehatan, dan ini kita akan perketat” katanya.

Lebih lanjut Jusuf menegaskan relaksasi ini adalah penerapan Perwali nomor 13 dan 14, “perwalinya sudah ditandatangani oleh Walikota tinggal kita terapkan dan kawal,” bebernya.

Jusuf menambahkan aktifitas perkantoran juga akan mulai diaktifkan pada tanggal 5 Juni (besok), “ PNS mulai besok sudah masuk berkantor, tetapi mungkin hari Senin baru lebih diaktifkan, besok baru penyesuaian, semua pejabat struktural sudah harus masuk dan lakukan pelayanan publik, nanti kita atur pembagian shift untuk menghindari kerumunan,”tandasnya.

BACA JUGA  Update Covid-19 Malut Per 3 Juni : Tambahan 2 Orang Positif, 1 Pasien Positif Asal Haltim Meninggal Dunia

Sedangkan untuk aktifitas pendidikan lanjut Jusuf, masih menunggu regulasi lanjutan,”karena sekolah ini kita tidak bisa buat jaminan, ini karena anak-anak sekolah rentan dengan hal tersebut, kemungkinan waktunya lebih panjang anak-anak belajar di rumah,” tutup Jusuf.(Sam)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah