Camat Ternate Selatan Merasa Diabaikan Biro Kesra Pemprov Malut

Ternate, Haliyora.com

Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyalurkan bantuan Sosial (Bansos) di Kota Ternate. Bantuan ini disoal dari Camat Ternate Selatan Mochtar.

Saat ditemui Haliyora.com Rabu, (06/05/2020) di ruangan kerjanya, Mochtar membeberkan kekesalannya kepada Pemprov Maluku Utara. Menurutnya, Kecamatan Ternate Selatan yang terdiri dari 17 kelurahan dengan jumlah penduduk 78.323 dan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 19.898 tidak mendapatkan bantuan sembako dari Pemprov malut.

“Jumlah penduduk kita di 17 kelurahan sampai saat ini sudah diangka 78.323, dan 19.898 kepala keluarga, tentu menjadi kekhawatiran dari Kecamatan Ternate Selatan, dengan kondisi pandemi Covid-19 ini banyak warga yang hidupnya jadi susah, harusnya juga bisa mendapatkan bantuan sembako,”keluhnya.

BACA JUGA  Keuangan Pemprov Malut Macet, Posisi Ahmad Purbaya Terancam

“lantas apakah kami dari Kecamatan Ternate Selatan bukan masyarakat Maluku Utara ?,” sesal Mochtar.

Lanjut Mochtar, Sebelumnya Biro Kesra Provinsi Malut melakukan komunikasi dengannya via telepon seluler. ”mereka meminta data masyarakat untuk dimasukkan ke Kesra Provinsi Malut lewat telepon,”ungkapnya.

Kata dia, data yang diserahkannya sebanyak 4 ribu data masyarakat tersebar di 17 Kelurahan se-Kecamatan Ternate Selatan. Ia berharap ada konfirmasi positif dari Biro Kesra terkait pembagian sembako itu.

“ saya siapkan data sebanyak 4 ribu orang yang layak menerima, ternyata hingga Bansos tiba di Kota Ternate dan dibagikan Oleh Gubernur, katanya kami tidak dapat bantuan sosial itu, ini ada apa sebenarnya,” kesalnya

BACA JUGA  ASN Pemprov Malut Kena ‘Prank’ Soal Rencana Kenaikan TPP, Sekprov : Maaf Ya!

Ia menambahkan, dengan masalah pandemi virus corona atau Covid-19 ini, banyak pasien dari Kabupaten maupun Kota yang lain pasiennya di karantina di Kecamatan Ternate Selatan, “sudah tentu besar resiko dan dampak terbesar untuk masyarakat di Kecamatan Ternate Selatan,” ungkapnya.

Harapan besarnya kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara agar mampu bersikap adil melihat warga terdampak Covid-19 di Malut.

“kami juga bagian dari masyarakat Malut, untuk itu harusnya dipertimbangkan secara bijak, Pemprov harusnya lebih serius perhatikan Kesejahteraan rakyat,” tutup Mochtar. (Asbar)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah