Sementara itu, pada sektor pengelolaan kekayaan yang dipisahkan, realisasi Rp 3.810.504.754.49 atau 108,87 persen dari target sebesar R 38,5 miliar. “Kalau Lain-lain pendapatan yang sah realisasi sudah Rp 1,6 miliar atau 12,32 persen dari target Rp 13,7 miliar,” tambahnya
Menurutnya, realisasi PAD sampai saat ini tidak ada kendala. Tapi dengan adanya efisiensi sangat mempengaruhi hotel, restoran dan hiburan. “Karena sebelum efisiensi banyak kegiatan yang dilaksanakan di tempat-tempat ini, tapi setelah efisiensi dia mulai mengurang,” ujarnya.
Meski demikian, Jufri tetap optimis bahwa realisasi PAD tahun ini akan lebih besar dari tahun sebelumnya. “Pokoknya saya tetap optimis kalau realisasi PAD 2025 lebih tinggi dibandingkan realisasi 2024,” pungkasnya. (RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!