Ia menyebutkan, pengelolaan sampah telah menjadi isu strategis yang masuk dalam program prioritas pemda. Sejumlah inisiatif telah dijalankan, termasuk penataan kawasan kumuh, normalisasi sungai, pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di enam kecamatan, dan pengembangan sistem bank sampah sebagai motor pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.
“Mari kita satukan langkah untuk bumi yang lebih bersih dan sehat. Kurangi penggunaan plastik, pilah sampah dari rumah, dan manfaatkan bank sampah sebagai solusi ekonomi ramah lingkungan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halteng, Rivani Abdurrajak, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI dan Bupati Halteng dalam mendukung target nasional pengurangan sampah sebesar 30 persen pada 2025.
“Lewat program lelang dan edukasi sampah ini, kami ingin menumbuhkan budaya memilah sampah, mengurangi plastik sekali pakai, serta mengolah sampah menjadi nilai ekonomi,” jelas Rivani.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!