Lebih lanjut, ia menginformasikan bahwa beberapa program harus disesuaikan dengan anggaran yang ada sebagai bagian dari upaya efisiensi tersebut. “Setelah itu ada beberapa anggaran yang disesuaikan dengan program-program yang disesuaikan, sebagai bagian dari hasil efisiensi,” ungkapnya.
Dampak dari efisiensi ini, menurut Samsuddin, membuat pemerintah Provinsi Maluku Utara mengambil langkah untuk memangkas anggaran yang diperuntukkan bagi program-program prioritas.
Ia menyebutkan beberapa langkah konkret yang diambil, seperti pemangkasan anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen dan pengalihan sebagian kegiatan yang dianggap tidak efektif menuju Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.
“Setelah terjadi pemangkasan, misalnya perjalanan dinas 50 persen, kemudian ada beberapa kegiatan yang dianggap tidak efektif untuk diarahkan ke Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan,” tandas Samsuddin. (RFJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!