Ia berharap agar kejadian serupa tidak dialami oleh warga lain. Tak cuma itu, dirinya juga mengungkapkan kepeduliannya terhadap masyarakat Desa Tokaka yang dilanda banjir. Menurutnya, keselamatan warga adalah hal yang paling utama.
“Masyarakat korban banjir membutuhkan sentuhan medis, sampai saat ini tidak ada tim medis turun ke sana,” katanya.
Sementara itu, Muhammad Nizar, anggota DPRD dari PKB turut memberikan tanggapan kritis. Ia menyatakan bahwa dalam rapat bersama tim Pansus, mereka belum mendapatkan kejelasan terkait konsep zonasi yang sedang digodok oleh Bupati.
“Kami tidak ingin adanya disparitas dalam pembangunan,” ungkapnya, menyoroti pentingnya indikator dan variabel yang jelas dalam menentukan prioritas pembangunan.
Nizar juga menekankan perhatian terhadap Desa Soligi yang tidak memiliki akses air bersih meskipun berada di kawasan yang memiliki potensi perusahaan besar. “Kami meminta agar masalah ini menjadi catatan penting,” katanya. (RMI/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!