Meski begitu, Sherly berupaya mencari solusi agar kantor Gubernur Malut direnovasi.
“Sementara ini saya mencari anggaran untuk renovasi kebocoran ini karena tidak nyaman, karena jamur hitam itu tidak baik untuk kesehatan, tidak baik juga kalau masuk di paru-paru karena tidak sehat,” ujarnya.
Sebelumnya, kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Risman, kepada media ini beberapa waktu lalu menyatakan renovasi kantor Gubernur Malut akan dilakukan tahun ini.
Renovasi kantor gubernur ini masuk dalam satu paket kegiatan dengan renovasi kediaman gubernur dan wakil gubernur. Total anggarannya yaitu sebesar Rp 14 miliar. Anggaran tersebut terbagi atas, renovasi kediaman gubernur Rp 8 miliar, dan kediaman wakil gubernur Rp 2 miliar. Sementara renovasi kantor gubernur yaitu Rp 4 miliar. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!