Melalui kejadian tersebut, kata Syafei, bidang terkait langsung diperintahkan, untuk segera melakukan dan memeriksa sejumlah titik yang menjadi tempat kunjungan masyarakat.
Meki begitu, Syafei mengatakan, bahwa saat ini pihaknya terkendala dengan sarana dan prasarana yang tidak memadai, misalnya mobil untuk dilakukan pemangkasan hanya satu unit yang sudah termakan usia, karena usianya sudah 10 tahun.
Olehnya itu, pihaknya bakal mencoba membangun komunikasi dengan pihak lain, sehingga melalui CSR bisa diadakan mobil untuk pemangkasan. “Bahkan SDM dalam hal ini petugas sangat terbatas yang hanya berjumlah 14 orang. Tapi nanti kita lihat mana yang lebih prioritas, jadi itu tetap menjadi perhatian, karena keselamatan itu diutamakan,” pungkasnya.(Rul/Tim Redaksi)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!