Syafei menambahkan, dari sekian banyaknya meteran air yang menggunakan listrik PLN Ternate, ternyata ada harga tarif dan klasifikasinya yang berbeda, sehingga akan dilakukan negosiasi dengan pihak PLN Ternate terkait dengan kesamaan tarif dasar. Sebab Perumda tidak hanya melayani yang pelanggannya rumah tangga maupun industri tetapi juga unsur sosial.
“Mudah-mudahan ada perubahan pembayaran listrik ke PLN sebesar Rp 2 M per bulan bisa dikurangi,” pungkasnya. (Rul/Red

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!