Sanggahan juga disampaikan Bendahara Puskesmas Babang yaitu. Mirna. Dia mengatakan, anggaran khusus untuk kebutuhan Puskesmas tidak ada, yang pastinya semua kegiatan dibiayai langsung melalui anggaran BOK.
“Jadi, tahap pertama Januari-Maret sudah dicairkan sekarang pencairan tahap kedua April-Agustus masih dalam tahap pencairan. Dan kami tidak melakukan pemotongan atau pemangkasan,” terang Mirna.
Mirna mengaku, anggaran BOK Puskesmas Babang tahun 2023 ini sebesar Rp 1,6 miliar, namin dicairkan sebanyak tiga (3) kali tahapan.
Dirinya lantas membantah gunjingan pemangkasan dan BOK itu. Hanya saja, saat pencairan tahap pertama ada alokasi anggaran sebesar 20 persen yang dibuka untuk melunasi utang, kebutuhan ATK, operasional dan biaya BBM mobil ambulans. Bahkan saat ini BOK tahap kedua juga belum dicairkan karena masih dalam proses di keuangan sehingga bagaimana mungkin dana BOK dipangkas.
“Saya tidak mengetahui besar rincian anggaran yang dialokasikan sebesar 20 persen saat pencairan tahap pertama. Pastinya tidak ada pemangkasan anggaran BOK Puskesmas,” ujar Mirna.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!