Soal Tuduhan Pemkot Tikep Intervensi GOT 2023, Wawali Bilang Begini

Kalau tidak mau jadi ASN atau tidak mau ditempatkan di mana saja, maka mundur saja dari ASN. Hukuman itu kecuali ASN tersebut dimutasikan keluar dari wilayah Kota Tikep

Muhammad Sinen, (Wakil Walikota Tikep)

Tidore, Maluku Utara- Wakil Walikota Tidore Kepulauan (Tikep), Muhammad Sinen menanggapi rumor yang beredar di media massa terkait tuduhan intervensi politik yang dilakukan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) di Gurabati Open Tournament (GOT) musim 2023.

BACA JUGA  Tegas, Kepala Dinas PMD Halsel Minta Kades Tunjukkan Kualitas Diri Usai Stuban

Menurut Muhammad, intervensi politik pemerintah dengan mengancam melakukan mutasi salah seorang ASN seperti yang dituduhkan koordinator suporter Persiga FC itu tidaklah benar.

“Mengenai informasi soal pemerintah mengintervensi di GOT musim 2023 itu tidak benar, karena persoalan mutasi itu wajib bagi seorang ASN,” bantah Muhammad Sinen, ketika ditemui di Kantor Walikota Tikep, Selasa (23/5/2023).

BACA JUGA  Mutasi Mantan Kadis PUPR Ternate Disebut Penipuan, Bakal Makan Korban

Muhammad bilang, persoalan mutasi itu wajib bagi seorang ASN, bukan karena persoalan hukuman. “Jadi jangan kaitkan persoalan mutasi dengan sepak bola, itu tidak ada sama sekali, itu urusannya panitia, masa Pemda mengintervensi suporter,” timpalnya.

Seorang ASN, lanjut Wawali Muhammad Sinen, harus tahu sumpah dan janji jabatannya, salah pointnya yaitu siap ditempatkan dimana saja. 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah