Provider atau instansi penyedia layanan internet harus memberikan informasi kepada masyarakat soal alasan jaringan internet melemah.
Angki (Pelanggan Seluler di Morotai)
Daruba, Maluku Utara– Lagi-lagi pada awal bulan puasa atau Ramadhan 1444 Hijriah, jaringan seluler baik telepon maupun internet di Daruba, ibukota Kabupaten Pulau Morotai dan sekitarnya, lelet selama kurang lebih sembilan jam.
Hal tersebut membuat masyarakat selaku konsumen merasa dirugikan oleh pihak PT Telkomsel Indonesia.
Akibat gangguan itu, warga tidak dapat berkomunikasi melalui data internet melalui berbagai platform aplikasi pesan dan panggilan (video dan suara) seperti WhatsApp dan serta Facebook Messenger. Tak hanya itu, pengguna telepon seluler juga sempat tak bisa melakukan panggilan maupun pesan teks.
“Jaringan hilang entah kemana karena sudah sembilan jam gangguan,” ujar Agung, seorang warga Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan pada Haliyora.id, Kamis (23/03/2023).
Diketahui juga bahwa gangguan jaringan Telkomsel hingga internet ini bukan hanya di ibukota, namun dialami juga seluruh warga Kabupaten Pulau Morotai di enam kecamatan yang mengeluh melalui status di Facebook dan status WhatsApp atas layanan Telkomsel yang dianggap tak punya upaya mitigasi.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!