Jadi untuk kami sudah dua bulan lebih TPP belum terbayar
Salah Satu ASN
Daruba, Maluku Utara- Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai mengeluh soal tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang belum dibayarkan selama dua bulan oleh pemerintah setempat.
Sebagaimana yang disampaikan oleh beberapa ASN yang tak mau disebutkan namanya kepada Haliyora.id, Senin (28/02/2023).
Mereka mengatakan TPP yang tertunggak sejak Januari dan Februari belum dibayarkan sampai mau memasuki Maret.
“Jadi untuk kami sudah dua bulan lebih TPP belum terbayar,” ungkap salah satu ASN itu.
Dikatakan, alasan belum dibayarkan TPP ini dirinya juga tidak mengetahui. “Jadi alasan mereka tidak membayar TPP ini, kami sendiri juga tidak tahu,” lanjutnya.
Hal senada juga disampaikan oleh pegawai lainnya mengatakan bahwa tidak dibayarkan TPP ini bukan karena kesalahan, pelanggaran disiplin atau hal lain.
“Tapi, entah apa kami juga tidak tahu. Bahkan belum dibayarkan TPP ini bukan hanya di instansi kami saja tapi hampir semua pegawai yang ada di Pulau Morotai,” ungkapnya.
Adapun besaran TPP setiap pegawai, dikatakan bervariasi. “Ada yang empat juta rupiah per bulan. Ada juga yang hanya 2-3 juta per bulan. Jadi tergantung dari golongan atau pangkatnya,” ujarnya seraya meminta agar Pemkab setempat bisa membayar TPP mereka.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pulau Morotai, Suryani Antarani sulit untuk dikonfirmasi terkait tertunggaknya TPP ASN itu baik secara langsung maupun melalui media komunikasi.
Saat didatangi di kantor pun, menurut pengakuan salah satu staf, Suryani sedang keluar daerah. “Ibu ada keluar daerah. Ya mungkin sebentar sore baru ibu balik,” ucap salah satu sesprinya. (RF-3)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!