Ternate, Maluku Utara- Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara mencatat perkembangan nilai ekspor Provinsi Maluku Utara pada Mei tahun 2022 sebesar US$ 760,91 juta, mengalami kenaikan 11,36 persen dibanding April 2022 yang senilai US$ 683,32 juta.
Kepala BPS Maluku Utara, Aidil Adha mengatakan, volume ekspor Maluku Utara pada Mei 2022 sebesar 238.46 ribu ton, mengalami penurunan 19,19 persen dibanding April 2022 yang senilai 295.09 ribu ton. Secara kumulatif, ekspor Provinsi Maluku Utara Januari-Mei 2022 sebesar US$ 3.579,60 juta, mengalami peningkatan 218,16 persen dibandingkan periode Januari-Mei 2021 yang sebesar US$ 1.125.09 juta.
“Volume ekspor sejak Januari-Mei 2022 sebesar 1.333,62 ribu ton, mengalami peningkatan sebesar 60.66 persen dibanding Januari-Mei 2021 yang sebesar 830,12 ribu ton,” kata Aidil dalam rilis yang diterima Haliyora.id, Rabu (15/06/2022).
Dikatakan, ekspor barang pada Mei 2022 berupa golongan barang Besi dan Baja (HS 72) ke Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan, golongan barang Nikel (HS 75) ke Tiongkok.
Aidil menyebutkan, pada bulan Mei 2022 barang dari Maluku Utara juga diekspor melalui provinsi lain yaitu DKI Jakarta. Barang yang diekspor tersebut adalah golongan Ikan dan Udang (HS 03), dan golongan Lak. Getah, dan Damar (HS 13).
“Nilai ekspor asal barang yang diekspor melalui Provinsi lain pada bulan Mei 2022 sebesar US$ 0.59 juta atau 0.08 persen dari total ekspor asal barang Provinsi Maluku Utara yang sebesar US$ 761,50 juta,” ucapnya.
Selain itu, sambung Aidil, nilai impor Maluku Utara pada Mei 2022 sebesar US$ 306.68 juta, mengalami penurunan 10,15 persen dibanding April 2022 yang senilai US$ 341,33 juta. “Volume impor pada Mei 2022 sebesar 418.49 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 20,90 persen dibanding April 2022 yang sebesar 346,15 ribu ton,” ungkap Aidil.
Aidil menyebutkan, pada bulan Mei 2022, Provinsi Maluku Utara mengimpor 38 golongan barang dengan nilai impor terbesar pada golongan mesin-mesin/pesawat mekanik (HS 84) senilai US$.78.45 juta. Barang Impor Provinsi Maluku Utara pada bulan Mei 2022 berasal dari Tiongkok, Qatar, Saudi Arabia, dan Amerika Serikat.
Nilai impor Provinsi Maluku Utara pada Januari-Mei 2022 adalah sebesar US$1.250,87 juta atau meningkat sebesar 248.06 persen dibandingkan dengan Impor Januari-Mei 2021 yang senilai US$359,38 juta.
“Volume impor sejak Januari-Mei 2022 sebesar 1.401.06 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 117.80 persen dibanding dengan periode yang sama pada tahun 2021. Sementara neraca perdagangan Provinsi Maluku Utara pada bulan Januari sampai dengan Mei 2022, mengalami surplus senilai US$ 2.328,74 juta,” sebutnya. (Arul-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!