Bupati Halsel Warning PTT

  • Whatsapp
Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik

Halsel, Haliyora

Bupati Usman Sidik pimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT), Senin (31/05/2021). Itu apel perdana sejak dilantik sebagai Bupati terpilih, 24 Mei 2021 lalu.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan itu, Usman mengingatkan agar semua pegawai melakukan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menunjukkan etika birokrasi.

Usman juga mengingatkan kepada pegawai PTT untuk bekerja sesui tugasnya. Ia mengancam memberhentikan pegawai PTT yang tidak punya kemampuan. “Bagi pegawai PTT yang tidak memilki kemampuan akan saya keluarkan, apalagi malas masuk kantor,” tandasnya.

Penegasan bupati Halsel yang baru dilantik tersebut, lantaran ia menilai 82 persen ASN di Halsel tidak netral alias terlibat politik praktis.

“Saya punya data, bahwa sebanyak 1.043 ASN terlibat politik praktis pada Pemilukada 2020 lalu. Jadi sekali lagi saya ingatkan agar ASN bekerja dengan mengikuti etika birokrasi,” tandasnya.

Untuk menegakkan kedisiplinan pegawai, Usman menegaskan dirinya dan wakil bupati akan mengevaluasi pegawai, baik ASN maupun PTT setiap minggu.

”Saya dan pak wakil akan evaluasi pegawai setiap minggu. Kalau ada pegawai malas berkantor gajinya akan ditahan, bahkan kami akan keluarkan bagi pegawai PTT yang malas berkantor,” tandasnya.

Sedangkan terkait dalam upaya menegakkan etika birokrasi bagi ASN, Usman berjanji tidak akan menekan pegawai untuk melakukan poitik praktis pada pilkada akan datang, sehingga kalau masih ada yang mencoba-coba melakukan politik praktis akan kami tindak tegas.

“Pada pilkada atau momentum politik akan datang, saya tidak akan menekan pegawai untuk melakukan politik praktis. Saya dan pak wakil sudah komitmen untuk menata birokrasi agar lebih baik ke depan. Jadi tidak ada ampunan bagi yang ASN yang berpolitik praktis,” tegas Usman.

Sementara, ketika ditanya berapa jumlah PTT di Pemda Kabupaten Halsel, Sekretaris Daerah (Sekda) Halsel Helmi Surya Botutihe melaporkan PTT  di pemda Halsel sebanyak 1.000 orang, diantaranya 250 orang ditemptkan di sekretariat daerah, sisanya tersebar di semua SKPD.

“Total 1.000 PTT di SKPD, terbagi di Sekretariat Daerah (Setda) sebanyak 250 PTT, sisanya tersebar di setiap SKPD Pemda Halsel,” jawab Sekda  saat ditanya Bupati. (Asbar-1)

Pos terkait