Pemkab Halbar Launching Proyek Perubahan

Jailolo, Haliyora

Pemda Kabupaten Halmahera Barat luncurkan dua program unggulan. Yakni program di bidang Informasi disebut Gerakan Sadar Informasi (GASA INFO) dan Strategi Pengembangan Bidang Usaha Masayarakat Desa (BUMDES) dengan memanfaatkan salah satu prodak unggulan masyarakat lokal yakni sagu. Program itu disebut “SAGU HALBAR”.

Dua program unggulan tersebut resmi diluncurkan yang ditandai launcing program, pada Kamis (22/10/2020) di lantai satu kantor bupati Halbar.

Sebagaimana Rilis yang disampaikan infokom Halbar kepada Haliyora, pada Kamis (22/10/2020) disebutkan, acara launching program itu juga sekaligus dikukuhkannya Tim Kelompok Informasi Masyarakat Gasa Info dan Sagu Halbar oleh Pjs. Bupati serta penandatanganan dokumen pembentukan kelompok oleh Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Pemda dan Polres Halbar, juga penandatangan Bumdes oleh pihak Universitas Khairun Ternate.

Kepala dinas Infokom, Kehumasan, Statistik dan Persandian Setda Halbar, Chuzaemah Djauhar selaku reformer PKN II, dalam rilis tersebut mengatakan, pesatnya perkembangan informasi teknologi, membuat masyarakat seakan tak bisa hidup tanpa informasi, untuk itu pemerintah sebagai corong informasi berupaya memberikan informasi yang baik.

Untuk itu lanjut Chuzaimah, keterbukaan informasi publik diharapakan dapat memberikan manfaat dan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang baik.

“Pesatnya informasi publik, banyak yang tak bisa dibedakan mana berita bohong (hoax) dan mana berita yang benar. Olehnya, reformer membuat terobosan dengan membentuk Gasa Info,”ujarnya.

Gasa Info hadir kata Chuzaimah, diharapkan dapat memberikan informasi yang sehat tanpa hoax dari pemerintah maupun dari masyarakat.

BACA JUGA  Ratusan PPPK dan CPNS di Halbar Terima SK 100 Persen

Kata dia, Kelompok Sadar Informasi (GASA INFO) dibentuk di empat Kecamatan yakni, Kecamatan Sahu, Sahu Timur, Tabaru dan Jailolo Selatan.
Sementara, Kapala Dinas Pemberdayaan Masayarat dan Pemerintah Desa, Asnat Sowo.

Selaku reformer PKN II, Asnat dalam rilis tersebut menyampaikan, untuk menunjang ekonomi pedesaan, proyek perubahan SAGU hadir untuk mengembangkan Bumdes pedesaan untuk menggerakan ekonomi di desa.

Tujuan pengembangan BUMDES,kata Asnat, adalah untuk mengembangan potensi desa, mewujudkan hubungan Bumdes antar desa sehingga diharapkan menjadi holding menuju desa mandiri.

“Strategi pengembangan Bumdes berbasis pedesaan untuk menjalin kerjasama antar desa. Diharapkan strategi ini membuat Bumdes menjadi holiding munuju Desa Mandiri,”tuturnya.

Sementara dalam sambutannya, Sekda Halbar Syahril Abdurajak menyampaikan, acara Launching menandai tahapan pelaksanaan proyek perubahan dengan tujuan memperkenalkan kepada masyarakat tentang proyek perubahan tersebut.

Kata Sekda, KIM adalah salah satu proyek perubahan yang dibentuk untuk menyampaikan informasi dari pemerintah kepada masyarakat dan informasi dari masyarakat kepada pemerintah.

“Supaya informasi yang diterima masyarakat dari pemerintah atau sebaliknya dari masyarakat ke pemerintah itu informasi yang benar bukan hoax, sehingga tercipta informasi yang sehat,”ujar Sahril.

Selain itu lanjut Sahri,l KIM bisa memberikan informasi kepada pemerintah terkait masalah-masalah yang dihadapi masyakat. Ia mencontohkan seperti masalah pertanian terkait serangan hama dan sebagainya yang disampaikan masyarakat.

BACA JUGA  Jelang Pemilu 2024, Diskominfo Halbar Pantau Medsos

“Nah, informasi seperti itu KIM langsung sampaikan kepada pemerintah, kemudian pemda memerintahkan dinas terkait untuk menanganinya,”ungkap Sahril.

Sedangkan program SAGU HALBAR, kata Sahril, kedepan Sagu Halbar bukan cuma dimakan, tapi dikelola dan dikembangkan melalui Bumdes.

“Nanti di setiap desa ada Bumdes sehingga bisa menangani produk perikanan, pertanian dan pariwisata, yang nantinya Bumdes menjadi pemasok pendapatan desa, sehingga diharapkan menjadi desa mandiri,”imbuhnya.

Sementara, saat menyampaikan sambutan, Pjs. Bupati Halbar M. Rizal Ismail memuji dua reformer yang merancang proyek perubahan tersebut.

“Luar biasa dua reformer yang telah merancang proyek perubahan yakni Gasa Info dan Sagu Halbar. Dua proyek perubahan ini bisa membuka akselarasi percepatan pembangunan di halbar,”puji Rizal.

Katanya, saat ini perubahan terjadi sangat cepat, sehingga butuh kecepatan pula mengikuti perubahan itu. “Jika lemah, suda pasti tertinggal,”tandasnya.

Ia mengingatkan, pandemi covid-19 membuat semua sektor tergangu, maka inovasi harus terus ditingkatkan untuk memulihkan keadaan,”Jika tidak keterpurukan yang kita dapatkan,”ucap Rizal mengingatkan.

Menurut Rizal, Gasa Info dan Sagu Halbar memperkuat tatanan informasi dan program penguatan ekonomi di desa.

“Saya berharap ke depan Gerakan ini bisa bekerja sama dengan Dinas Pertanian Provinsi, sehingga ada sebuah gerakan besar di Maluku Utara untuk mandiri dari aspek pangan dan meningkatkan eknomi dari segi pertanian dan informasi,”pungkasnya. (Rico-PN1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah