Sempat Ditolak Warga, PDP Covid-19 Akhirnya Dimakamkan

  • Whatsapp
Aksi blokade jalan oleh warga Kelurahan Tongole. (Haliyora.com)

Ternate Haliyora.com

Setelah sempat mendapat penolakan warga yang enggan wilayahnya dijadikan tempat pemakaman salah satu PDP Covid-19 yang wafat pada Selasa (12/05/2020) malam,  warga Kelurahan Tongole Kecamatan Ternate Tengah, akhirnya menerima rencana pemakaman tersebut.

Bacaan Lainnya

Mereka sempat menolak pemakaman jenazah yang meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoerie Ternate karena berstatus Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang diketahui berinisial AH (60 tahun) asal Gorontalo.

Pantauan Haliyora,com, sejumlah warga yang menolak pemakaman memblokade jalan masuk di kelurahan tersebut. Ada juga warga yang sedang menghalangi jalan menuju lokasi pemakaman. Aksi penolakan ini dipimpin salah satu tokoh agama setempat.

Warga mengklaim bahwa kelurahannya masih steril. “Jadi jangan bawa kamari itu virus,” cetus mereka pada petugas.

Sementara Sekretaris Tim Gugus Thamrin Alwi yang hadir dalam pemakaman itu berusaha memberikan pengertian dan rasionalisasi. “Virus itu sudah mati dan ikut bersama jenazah,” ujarnya.

Namun warga terus membantah. Mereka mempertanyakan rencana pemakaman yang tidak dibawah ke pemakaman umum lainnya tapi ke wilayah mereka. “Kita ikuti sesuai protap pemakaman jenazah itu harus jauh dari pemukiman warga,” ucap Thamrin.

Setelah sempat alot dengan adu mulut antara warga dan petugas, dan melalui berbagai rasionalisasi, warga akhirnya menerima jenazah untuk dimakamkan. (Jae)

Pos terkait