Kasus Pembunuhan di Halteng Jadi Atensi, Mabes Polri Bakal Turunkan Tim Khusus

Sofifi, Maluku Utara – Polda Maluku Utara mengimbau masyarakat tetap tenang usai kasus pembunuhan di kawasan hutan Desa Banemo, Halmahera Tengah (Halteng). Polisi menegaskan peristiwa tersebut bukan konflik SARA.

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono menyebut kejadian itu diduga kuat dipicu provokasi dan informasi yang belum jelas kebenarannya, hingga berujung pada aksi main hakim sendiri.

BACA JUGA  Jurus Diskominfo Tikep Amankan Gangguan Jaringan Telekomunikasi Saat Sail Tidore 2022

“Kami tegaskan ini bukan konflik SARA. Ada indikasi kuat dipengaruhi provokasi dan isu yang belum tentu benar,” kata Waris, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, keresahan masyarakat memang tidak lepas dari sejumlah insiden serangan di kawasan hutan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, khususnya periode 2021 hingga 2023. Namun, ia menegaskan kasus terbaru akan ditangani secara objektif.

BACA JUGA  Oknum Walpri Calon Bupati Halteng Diduga Hamili Pacarnya, Ternyata Sudah Beristri

Polisi saat ini terus mendalami fakta di lapangan, termasuk menggali keterangan dari korban selamat yang dinilai memiliki informasi penting. “Keterangan korban selamat menjadi rujukan utama karena mereka mengalami langsung kejadian tersebut,” ujarnya.

Waris juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Ia menegaskan, isu yang tidak jelas justru berpotensi memperkeruh situasi.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah