Ia juga memerintahkan seluruh polres jajaran untuk melakukan langkah mitigasi secara serentak, dengan penekanan khusus pada wilayah dengan tingkat kecelakaan tinggi seperti Polres Kepulauan Sula dan Polres Halmahera Tengah.
Wakapolda menekankan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan preemtif, serta menjadikan penindakan represif sebagai upaya terakhir.
“Kita bersinergi dengan TNI, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, dan pemerintah daerah karena ini adalah operasi kemanusiaan. Terlebih, pelaksanaannya bertepatan dengan bulan Ramadhan. Kami tekankan kepada anggota bahwa tugas ini adalah sarana ibadah. Meski bertugas sambil berpuasa, pelayanan kepada masyarakat harus tetap prima,” ujarnya.
Selain itu, Stephen juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas, terutama dalam penggunaan helm, sabuk pengaman, serta mematuhi batas kecepatan. “Kesadaran keselamatan diharapkan muncul bukan karena ada polisi, tetapi karena masyarakat memahami bahwa keselamatan adalah hak dan kebutuhan mereka sendiri,” katanya.
Diketahui, Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. (*Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!