“Sementara itu, untuk Kabupaten Sula dan Taliabu memang ada kendala dalam pendistribusian, namun tim dari pusat sedang melakukan penelusuran dan pengecekan situasi,” ungkap Kadri.
Mantan Karo BPBJ itu juga mengungkapkan, rata-rata bobot sapi yang diserahkan mencapai 850 kilogram, dengan estimasi harga jual sekitar Rp 85 juta per ekor. Tim pusat akan mendistribusikan sapi tersebut ke daerah masing-masing sebelum H-2 lebaran.
“Asal muasal sapi-sapi ini berasal dari Halmahera Barat, Tidore Kepulauan, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, dan Halmahera Timur. Untuk Halmahera Barat, Halmahera Utara, dan Halmahera Timur masing-masing sapi berasal dari daerah tersebut, sedangkan distribusi untuk Tidore Kepulauan ditujukan ke Halsel dan Sula Taliabu. Saat ini, kami terus melakukan monitoring agar semua berjalan lancar,” tutup Kadri. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!