Maba, Maluku Utara- Program konsumsi beras lokal (Subaim) yang dicanangkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Timur melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berpotensi mangkrak. Pasalnya program tersebut baru berjalan dua kali namun hingga saat sudah tidak lagi berjalan.
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemda Haltim yang ditanyai wartawan Haliyora.id mengaku baru menerima beras lokal dari BUMD sebanyak dua kali dengan estimasi per ASN mendapatkan 10 kilogram perbulannya.
“Iya, baru dua kali, berkisar pada Februari dan Maret, tapi sampai saat ini belum juga kita terima, mereka janjikan nanti akan kita terima lagi tapi tidak tahu pasti,” kata salah satu ASN di temui di kantor Bupati, Selasa (09/07/2024).
Meski begitu, penyebab mandeknya program andalan pemerintahan Ubaid Yakub dan Anjas Taher tersebut tidak diketahui pasti.
Wartawan Haliyora.id saat mengkonfirmasi kepastian jalannya program tersebut di kantor BUMD, namun para pimpinan BUMD tidak berada tempat.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!