Kata Faisal, dalam lomba desa itu yang menjadi kriteria penilaian adalah fokus pada profil desa dan kelurahan (PORDEKSEL) dan sampai saat ini desa-desa di Morotai Utara belum selesai penginputan 100 persen sistem Pordeksel karena berbagai kendala dan hambatan diantaranya terkait jaringan telkomsel dan listrik yang sering mati karena pembersihan inflasi listrik.
Lanjutnya, namun itu semua bukan menjadi kendala yang berarti karena pemerintah kecamatan dan desa tetap fokus untuk menyelesaikannya sebab itu sudah menjadi kewajiban.
“Olehnya itu, selaku camat Morotai Utara tentunya sangat mendukung dan mengapresiasi terselenggaranya penilaian dan evaluasi perkembangan Desa ini, karena akan semakin memacu desa untuk menggali dan mengembangkan potensi yang dimilikinya, serta dapat memperoleh masukan yang berguna bagi pembangunan dan pembinaan di waktu-waktu yang akan datang,” imbuhnya. (RF/PN/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!