Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop Pulau Morotai, Nasrun Mahasari, yang dikonfirmasi wartawan justru menanggapi dengan santai penilaian para demonstran terhadap dirinya.
Ia justru lebih menanggapi soal suplai komoditi barito yang dipasok para pedagang Morotai dari Tobelo, Halmahera Utara dan dari Manado, Sulawesi Utara.
Kata Nasrun, sebenarnya pedagang barito bukan memilih membeli komoditi tersebut dari luar daerah, namun karena stok komoditi ini sangat berkurang di Morotai sehingga mau tak mau mereka harus memasok dari luar daerah.
“Sedangkan untuk bawang memang itu diambil dari Manado, karena di Morotai tidak ada,” jelasnya.
Menurutnya, para pedagang memasok barito dari luar Morotai bukan karena hal lain, namun lebih pada pilihan para pedagang.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!