Ia menjelaskan, informasi hilangnya empat warga bersama longboat yang mereka tumpangi ini diterima tin SAR pada Selasa, 5 April 2023 pukul 15.00 WIT, bahwa ada empat karyawan SPBU HPMS Wayaloar yang sedang mengangkut BBM menggunakan longboat untuk dijual ke Desa Soligi mengalami mati mesin dan hilang kontak.
“Iya, beredar informasi awal sekitar pukul 18.00 WIT ada empat karyawan SPBU HPMS Wayaloar bergerak meninggalkan Desa Soligi menuju Wayaloar. Namun diduga di pertengahan perjalanan (Tanjung Rijang) longboat mereka dihantam gelombang hingga mengalami mati mesin,” ucap Fathur.
Lebih lanjut disebutkan, sekitar pukul 21.00 wit, motoris Risman lalu menghubungi manager SPBU HPMS Wayaloar, Budi melalui telepon dan menyampaikan bahwa mereka telah hanyut dibawa arus ombak. Saat itu mereka tengah berada di sekitar perairan Bobo, Obi selatan.
“Namun beberapa saat kemudian setelah dihubungi kembali masuk tapi tidak direspon dan selanjutnya hilang kontak. Alhamdulillah setelah operasi pencarian tim SAR gabungan membuahkan hasil, empat korban yang hilang kontak ditemukan dalam keadaan selamat,” pungkasnya. (RA-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!