Kami masyarakat akan mengkonsolidasi kekuatan kami untuk turun bersama-sama melakukan demonstrasi.
Arba (Perwakilan Pekerja)
Ternate, Maluku Utara– Warga Pulau Moti mengeluhkan belum menerima upah material dan kerja proyek pembangunan jalan di Pulau Moti.
Padahal, proyek itu sudah selesai dikerjakan pada Desember 2022 lalu. Sayangnya hingga saat ini warga belum menerima upah kerja mereka.
Diketahui, proyek jalan di Pulau Moti ini dianggarkan sebesar dua milyar rupiah yang dikerjakan pihak ketiga dari salah satu CV.
“Ada beberapa pekerja proyek mendatangi langsung ke kantor CV Fikram Putra karena mereka sudah dijanji. Tapi sampai saat ini tidak ada kejelasan terkait pembayaran material dan upah pekerja,” ungkap Arba, salah satu perwakilan para pekerja tersebut melalui pesan yang diterima wartawan, Sabtu (25/3/2023).
Arba menegaskan, jika dalam waktu beberapa hari kedepan kontraktor tidak membayar material dan upah para pekerja yang ditunggak ini, maka mereka akan turun menggelar demonstrasi.”Kami masyarakat akan mengkonsolidasi kekuatan kami untuk turun bersama-sama melakukan demonstrasi,” tegasnya. (RDR-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!