Sanana, Maluku Utara- Banyaknya warga yang mengurus pembuatan KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sula mengakibatkan form atau blangko KTP terus berkurang. Kondisi itu memaksa pihak Dukcapil harus mengajukan permintaan penambahan 1000 lebih blanko KTP ke Dirjen Dukcapil setiap bulannya.
Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kepulauan Sula, Bambang Fataruba, S.STP kepada Haliyora di ruang kerjanya, Selasa (21/6/2022) membeberkan persoalan tersebut.
“Akhir-akhir ini banyak warga baik pelajar maupun masyarakat umum mengurus KTP, sehingga setiap bulan kita minta penambahan blanko KTP sebanyak 1000 lebih kepada Dirjen Dukcapil. Sebab kalau musim pendaftaran kuliah atau pendaftaran siswa baru itu rata-raata warga mengurus pembuatan KTP mencapai 2000 lebih,” ujar Bambang.
Sementara, kata Bambang, untuk Dokumen kependudukan lainnya seperti Akta Kelahiran, KK dan Akta Kematian relatif masih normal. “Relatif normal karena tidak terlalu banyak dan tidak setiap hari ada permintaan,” jelasnya.
Untuk memaksimalkan pelayanan, saat ini Dukcapil Sula menerapkan pola ‘jemput bola’ di setiap desa. ”Pola ini kita lakukan untuk memaksimalkan pelayanan, juga menyeimbangkan jumlah penduduk yang pindah dari Sula ke daerah lain,” pungkasnya. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!