Sanana, Maluku Utara- Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kepulauan Sula yang menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi Tahun Anggaran 2021 sebanyak 35 sekolah
Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kepsul, Awaludin, kepada Haliyora mengatakan, penerima BOS Afirmasi untuk SD sebanyak 23 sekolah dan untuk SMP sebanyak 12 sekolah. Masing-masing sekolah dapat Rp 40 juta.
“Itu hanya BOS afirmasi saja, untuk SD sebanyak 23 sekolah dan SMP sebanyak. Jumlah penerima BOS Afirmasi di setiap Kabupaten/Kota berbeda. Tahun ini Sula ada 35 sekolah yang dapat yakni 23 SD dan 12 SMP,” terangnya.
Dijelaskan, pembelanjaan dana BOS Afirmasi dilakukan oleh sekolah sendiri kemudian barangnya dititipkan ke Dinas Pendidikan setempat. “Sistim belanjanya begitu, karena mungkin di sekolah mereka tidak ada gudang sehingga barang yang dibeli itu dititip sementara di kantor dinas, nanti mereka ambil, makanya saya disuruh pak Kadis buat berita acara penerimaan barang,” terangnya.
Meski Berita acara dibuat oleh dinas namun bukan dinas yang melakukan pengadaan barang. Melainkan hanya memfasilitasi saja. Pengadaan barang tetap dilakukan oleh pihak sekolah dan penyedia barang.
“Jadi dinas ini hanya memfasilitasi saja, tapi yang belanja pihak sekolah. Jadi intinya berita acara itu untuk pihak sekolah dan penyedia barang,” terangnya.
Awaludin menambahkan, sistim belanja ini belum disosialisasikan kepada pihak sekolah, sehingga dikhawatirkan jangan sampai pihak sekolah belum mengerti lalu pesan barang yang salah kemudian tidak mau bayar setelah barangnya tiba. “Itu yang kami khawatirkan,” tambahnya.
Selain sistim belanja dilakukan langsung oleh pihak sekolah, dana BOS Afirmasi pun langsung ditransfer ke rekening sekolah masing-masing, sehingga pihak sekolah langsung mencairkannya kemudian mentransfer ke rekening perusahan penyedia barang kalau melakukan belanja barang.
“Jadi uangnya masuk ke rekening sekolah, kemudian kepala sekolah melakukan pencairan langsung ditransfer ke rekening perusahan penyedia barang. Kalau perusahan penyedia itu banyak, saya tara hafal, nanti dicek dulu,” terangnya.
Awaludin menyebutkan, barang yang akan dibeli dengan BOS Afirmasi tersebut antara lain server, alat Covid-19, alat-alat untuk pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), alat Olahraga. “Kalau ongkos transportasi untuk mengangkut barang ditanggung masing-masing sekolah,” sebutAwaludin.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kepulauan Sula, Hairil Umasugi mengatakan, dirinya hanya terima laporan dari barang yang disalurkan ke sekolah-sekolah.
“Barangnya sekarang sudah ada, tinggal saya menyelesaikan administrasinya saja, seharusnya barang ini disalurkan ke sekolah langsung, tapi sementara dititip di kantor dinas,” kata Hairil.
Sejauh ini, sambung Hairil, dinas sudah menyalurkan barang milik sekolah itu ke sembilan SD dan 12 SMP.
“Total dana BOS Afirmasi untuk 35 sekolah sebesar Rp 1.400 jita. Barang yang di beli sudah ada di kantor dinas dan sejauh ini sudah disalurkan ke sembilan SD dan 12 SM. Sebenarnya dari perusahan penyedia langsung kirim ke sekolah-sekolah pemesan, tetapi sementara ini masih dititipkan ke dinas nanti dinas yang salurkan ke sekolah-sekolah,” terangnya. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!