Dapat TPP, Pemkot Tidore Genjot Pelayanan di Kelurahan

Tidore, Haliyora

Pemerintah Kota Tidore mengawali aktifitas tahun 2021 dengan meningkatkan disiplin pegawai setempat.

Bacaan Lainnya

Ini disampaikan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Tikep, Zulkifli Ohorella, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah kantor kelurahan, pada Jum’at (08/01/2021).

Sidak dilakukan selama dua hari berturut-turut mulai Kamis-Jum’at atas instruksi Walikota Tikep Capt. Ali Ibrahim.

“Kami lakukan sidak di kantor kelurahan atas arahan sekda karena perintah Pak walikota untuk melihat secara langsung kinerja dan pelayanan publik di Kelurahan dan Kecamatan, serta mendorong peningkatan disiplin di tahun 2021 ini,” tutur Zulkiftli kepada sejumlah wartawan, Jum’at (08/01/2021).

Pada hari pertama (Kamis) sidak dilakukan di Kelurahan Tuguwaji, Goto, Cobodoe, Dowora, Indonesiana dan Tomagoba, sedangkan pada hari kedua (Jum’at) dimulai dari Kelurahan Gamtufkange, Soasio, Soadara, Gurabati, Tomalou dan Tuguiha.

Menurutnya, penting menegakkan disiplin karena di tahun 2021 kita semua akan menerima Tambahan Penghasilan Pengawai (TPP).

“Jadi kalau hak kita berupa penghasilan (tunjangan) ditambah, maka harus didikuti dengan peningkatan kinerja juga. Kita harus tunjukkan kualitas dan kuantitas pelayanan kita kepada masyarakat,” ujarnya.

Lanjut Zulkifli, kelurahan adalah ujung tombak pelayanan masyarakat, sehingga sangat perlu didorong untuk meningkatkan disiplin dan kinerja mereka dalam pelayanan terhadap masyarakat, salah satunya harus disiplin berkantor tepat waktu.

Kabag Pemerintahan terus mengingatkan waktu jam kerja. Masuk Jam 08.00, Istirahat Jam 12.30, masuk siang Jam 13.30 dan Pulang Jam 16.30. Sedangkan untuk Hari Jumat, masuk Jam 07.30, istirahat Jam 11.30, masuk lagi 13.30, pulang Jam 17.00.

Dalam sidak, Zulkifli juga yang disertai beberapa stafnya, selain memeriksa absensi dan kehadiran pegawai kelurahan, juga memantau kesiapan penginputan aplikasi SIPD untuk penyusunan RKA 2021.

“Masih ada beberapa kelurahan yang belum selesai, saya minta segera berkoordinasi ke BPKAD karena batas waktu penginputan terakhir hari ini. Kalau ada saja satu Kelurahan yang belum selesai, maka dipastikan gaji bulan januari belum bisa cair,” tandasnya mengingatkan.

Terkait jam kerja, zulkifli mengaku mendapat masukan dari pegawai kelurahan. Mereka meminta jam masuk setelah istirahat makan siang dimundurkan ke jam 14.00. Alasannya, selain istirahat makan siang, pegawai yang beragama Islam harus menunaikan shalat dhuhur. Bahkan ada pegawai di beberapa kelurahan minta jam pulang dimajukan ke jam 16.00 (jam 4 sore)

“Kalau boleh kami minta jam masuk setelah istirahat siang itu jangan jam 13.30 tapi jam 14.00, soalnya kami harus makan siang dan shalat, takutnya terlambat masuk, dan jam pulang kantor dimajukan ke jam 16.00,” ungkap Zulkifli meniru usulan pegawai kelurahan. (Ata-1)

Pos terkait