Bagi Sembako Malam Hari, Lurah Kalumata Disorot Warga

Ternate, Haliyora

Sejak tahapan pilwako Ternate dimulai, pemerintah Kota Ternate dicurigai memihak ke salah satu paslon. Jajaran pemkot mulai dari pejabat teras sampai pejabat dapur selalu dapat sorotan warga, terutama terkait bantuan yang sering diberikan kepada warga.

Sudah tau begitu, Lurah Kalumata tidak bersikap hati-hati. Pasalnya, pada Kamis malam, (03/12/2020), lurah Kalumata, Ade Bayau terlihat  mengantarkan paket sembako kepada salah satu warganya. Sialnya, aksi bagi sembako sang lurah itu dipergoki Sahrudin, warga  RT 18 /RW 06 kelurahan Kalumata.

Kepada Haliyora, Sahrudin mengaku melihat sang lurah menenteng paket sembako dan memberikan ke salah satu warga di RT 18/RW 03 pada malam itu. Syahrudin curiga paket Sembako itu ada unsur udang di balik kepiting.

“Saya melihat sendiri pak lurah membagikan sembako kepada salah satu warga yang  tinggal di RT 18 RW 03 tadi malam (kamis malam, red). Saya curiga pak lurah bagi sendiri paket sembako  malam-malam bagitu pasti mengandung unsur lain. Kalu tarada, bikiapa malam-malam bagi sembako. Apa lagi hari H pencoblosan so dekat bagini,” cerita Sahrudin kepada Haliyora, Jum’at pagi (04/12/20200).

BACA JUGA  Pj Bupati Morotai Janji Tuntaskan 3 Bulan TPP ASN

Terpisah, ketika dikonfirmasi Haliyora pada hari yang sama terkait cerita Sahrudin, Lurah Kalumata Ade Bayau membenarkan dirinya meberikan bantuan sembako kepada warganya pada Kamis malam, namun Ade membantah bantuan itu ada unsur politik jelang pencoblosan atau untuk mempengaruhi warganya agar memilih paslon yang didukung lurah.

Menurut Ade, paket bantuan berupa sembako itu sudah biasa ia lakukan sejak dirinya diangkat menjadi Lurah Kalumata bahkan katanya sudah menjadi program lurah.

BACA JUGA  Ketua Demokrat Ternate: Yamin Tokoh Nasional dari Semua Kandidat Walikota

“Itu program lurah sejak saya dilantik sebagai lurah di sini, saya sudah lakukan setiap malam Jum’at. Jadi  jangan dikait-kaitkan dengan politik. Sebagai Lurah kan saya berkewajiban menyisihkan rejeki saya untuk membantu warga saya yang membutuhkan. Kan saya tidak langgar undang-undang,” sangkal Ade via whatsaap.

Ade mengakui, bahwa dalam kondisi menjelang pemilihan walikota ternate saat ini, bantuan-bantuan kepada warga selalu dicurigai mengandung unsur politik, namun drinya kembali menegaskan bahwa bantuan yang ia lakukan tersebut murni bantuan untuk warganya yang kurang mampu dan tidak ada unsur politik.

“Kalau tidak percaya, tanya sendiri warga yang saya bantu itu, apakah saat saya kase bantuan itu saya arahkan untuk nantinya pilih salah satu paslon atau tidak,” tandasnya. (Echal-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah