16 Mobil Rental Jarang Beroperasi Pemasukan Jamal Nihil

Ternate, Haliyora.com

Salah satu tujuan dibelakukan New Normal adalah menggairahkan kembali roda perekonomian masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan menengah.

Namun setelah 15 hari diberlakukan new normal atau sering disebut relaksasi, aktifitas pelaku usaha kecil belum berjalan semestinya. Penghasilan pun belum berubah. Masih tetap minusnya.

Seperti diungkapkan Jamal, salah satu pelaku usaha Rental Mobil di Kelurahan Kalumata.

Berbincang dengan Haliyora.com, Minggu sore (21/06/2020) Jamal mengaku, bahwa usahanya nyaris bangkrut.

BACA JUGA  Peredaran Narkoba Jaringan Lapas Kembali Diungkap BNN Malut

Katanya jumlah armada (mobil) rental yang ia miliki sebanyak 16 unit tak dapat dioperasikan sepenuhnya. Bahkan lebih sering nganggur, sehingga pemasukan nihil.

Padahal, kata Jamal, mobil yang ia miliki sebagian masih kredit. Setiap bulan ia harus banyar cicilan kredit Rp 7 juta ke diler. Sementra pihak diler tidak memberi keringanan pembayaran cicilan.

“Saya pe oto ada 16 buah. Saya sewakan per hari Rp 250.000. Tapi sekarang ini lebe banya nganggur, tara beroperasi. Tarada yang sewa mo. Makanya pemasukan bisa dibilang tara ada. Padahal oto itu yang laeng masih kredit, jadi tiap bulan saya harus bayar setoran cicilan sebesar Rp 7 juta. Dong di diler tara kase keringanan bayar cicilan mo,”ungkap Jamal

BACA JUGA  Cerita Mas Didin dan Ida di Masa Relaksasi

“Saya hanya bisa berharap supaya corona ini cepat berlalu agar torang pe aktifitas usaha kembali normal seperti dulu,”harapnya. (sandi)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah