Ini Respon Pemprov Gorontalo Terkait Nasib Warganya yang Tertahan di Pelabuhan Ternate

  • Whatsapp
Warga Gorontalo Yang tertahan di Ternate (foto: Julfikra/Haliyora.com)

Ternate, Haliyora.com

Nasib sejumlah warga Gorontalo yang ingin pulang ke kampong halaman dan saat ini masih tertahan di pelabuhan Ahmad Yani Ternate, mulai ada titik terang.

Bacaan Lainnya

Hal ini setelah Pemerintah Provinsi Gorontalo melakukan rapat untuk membahas nasib mereka yang terkatung-katung di Pelabuhan Ternate.

Koordinator Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo, dr. Misranda E.U. Nalole menjelaskan, bahwa Pemprov Gorontalo saat ini sudah terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga seluruh akses masuk ke Gorontalo ditutup. Akan tetapi terkait dengan nasib warga Gorontalo di Ternate, sementara dibahas oleh Pemprov Gorontalo bagaimana penanganannya.

Katanya lagi, Pemprov Gorontalo juga terus berkoordinasi dengan Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) di Ternate untuk langkah penyelesain masalah tersebut.

“kami dari Pemprov Gorontalo sedang membahasnya, ini karena Gorontalo sudah diberlakukan PSBB jadi menutup akses orang masuk, sejak kemarin dan hari ini kita juga akan rapat bahas masalah ini. Kita juga lakukan koordinasi dengan KKIG di Ternate, mudah-mudahan ada solusi terbaik. Kalau saya selaku koordinator kesehatan tidak masalah, apa yang diputuskan tinggal kita terapkan sesuai Protokol kesehatan, kalu diizinkan masuk maka harus dikarantina 14 hari” ungkap Misranda saat dihubungi Haliyora.com via telepon seluler (17/5).

Misranda juga mengatakan untuk perkembangan selanjutnya silahkan dikofirmasi ke Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, “lebe bae hubungi kapala Bencana dia lebe tau soalnya itu dia yang urus ,” ucap Misranda.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, Sumarwoto saat dihubungi menjelaskan, bahwa terkait dengan permasalahan ini, hari ini kita rapatkan kembali dengan melibatkan seluruh Pemda Kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo via teleconverence, “ini kita mau rapat bahas, kita libatkan semua pemda kabupten dan kota se-Gorontalo, karena yang punya masyarakat dorang, jadi keputusan nantinya seperti apa nanti kita liat setelah rapat,” ujar Sumarwoto

Hingga berita ini dirilis belum ada perkembangan terbaru ataupun hasil rapat yang disampaikan oleh Pemprov Gorontalo.

Saat ini pantauan Haliyora.com, jumlah warga Gorontalo di Pelabuhan Ahmad Yani mengalami penambahan, awalnya 25 orang saat ini sudah menjadi 30 orang. (Viko)

Pos terkait