Selain orang tua murid, salah satu tenaga guru honorer SD Negeri Satap Wahe yang namanya tidak mau disebut juga membenarkan kondisi siswa-siswinya yang belajar tanpa meja dan kursi. tersebut.
“Mulai dari kelas satu sampai dengan kelas enam itu tidak ada kursi dan meja, jadi anak-anak semua belajar di lantai,” ungkapnya.
Kata dia, kondisi sekolahnya itu sudah berlangsung lama. Padahal sudah ada tiga kepala sekolah yang bertugas di SD Satap. Namun pergantian dari satu kepsek ke kepsek lain tak ada perubahan sama sekali. “Tapi tidak ada yang mau perhatikan sekolah ini dengan baik, saya juga tidak tau kenapa sampai para kepsek ini tidak mau beli atau pengadaan kursi dan meja. Kalau lebih bagus nanti tanya langsung ke pak kepala sekolah soal meja dan kursi ini biar jelas,” sambungnya.
Mirisnya lagi, berdasarkan informasi yang diterima wartawan, sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2023, siswa-siswi SD Negeri Satap Wahe tersebut tidak memiliki buku rapor.
Terkait hal tersebut Kepala Sekolah SD Negeri Satap Wahe Kecamatan Taliabu Utara, Sairan Ibrahim belum dapat dikonfirmasi, baik via telepon maupun pesan whatsApp.
Berdasarkan pantauan Haliyora.id, SD Negeri Satap Wahe, Desa Wahe Kecamatan Taliabu Utara Kabupaten Pulau Taliabu tersebut juga tidak memiliki papan nama sekolah. (RHM/Red1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!