Tobelo, Haliyora
Sejumlah massa yang mengatas namakan Front Pro Demokrasi melakukan aksi damai di depan Mapolres Halmahera Utara sabtu (12/12), Masa bertolak dari Gedung Hibualmo menuju Polres sekitar pukul 14.00 WiIT. Menggunakn satu unit truck dan puluhan kendaraan roda dua.
Muzril, kordinator aksi kepada awak media mengatakan, mereka melakukan aksi untuk mengingatkan kepada penyelanggara dan pengawas pemilu agar bersikap netral dan profesional sesuai PKPU.
“Ini terkait aksi dua anggota PPK Tobelo yang diketahui masuk di gudang logistik pada Sabtu dini hari yang diduga hendak membongkar kotak suara hasil pilkada Halut,” tandasnya.
Kata Muzril, Front Pro Demokrasi mendesak KPU, Bawaslu dan Polres Halut untuk mengusut tuntas dugaan rencana pembongkaran kotak suara oleh oknum anggota PPK tersebut. “Ini harus diusut tuntas, walaupun saat ini masih tahap dugaan,” tandasnya.
Menutur Muzril, siapapun masuk ke gudang penyimpanan kotak suara tanpa sepengetahuan petugas keamanan itu melanggar aturan.
“Itu pantas dicurigai, apa lagi masuknya jam 03.00 subuh. Mau ngapain jam 3.00 masuk ke Gudang penyimpanan kotak suara. Makanya mereka berdua itu harus diberi sanksi tegas oleh KPU,” ujarnya menegaskan. (Fik-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!