BREAKING NEWS: Banjir 1 Meter Rendam Ratusan Rumah di Pulau Taliabu, Warga Samuya Terdampak Parah

Bobong, Maluku Utara – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pulau Taliabu sejak dini hari, Selasa (24/3/2026), memicu banjir yang merendam ratusan rumah warga di Desa Samuya, Kecamatan Taliabu Timur.

Air dilaporkan mencapai ketinggian hingga satu meter di sejumlah titik, terutama di Dusun II, III, dan IV. Sementara itu, sebagian rumah warga terendam dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 50 sentimeter.

Penjabat Kepala Desa Samuya, Muharram Fataruba, mengatakan banjir terjadi sekitar pukul 05.00 WIT, saat curah hujan tinggi menyebabkan dua aliran sungai utama, yakni Kali Manangu dan Kali Monco, meluap secara bersamaan. “Air dari gunung turun sangat deras, lalu meluap ke permukiman warga,” ujarnya.

BACA JUGA  Stafsus Bupati Halsel Nilai Pemerintahan BK Gagal Atasi Kemiskinan

Menurut dia, derasnya arus diduga diperparah oleh kondisi hutan di wilayah hulu yang mulai gundul akibat aktivitas penebangan, sehingga tidak mampu menahan laju air.

Warga juga menyebut peristiwa ini sebagai kejadian yang jarang terjadi. Luapan dua sungai sekaligus, ditambah kondisi air laut yang sedang pasang, membuat genangan air bertahan lebih lama dan sulit surut.

Dampak banjir tak hanya merendam rumah. Di Dusun IV, yang disebut sebagai wilayah terdampak paling parah, sejumlah fasilitas warga ikut terdampak, termasuk perahu (viber/bodi laut) yang terparkir di muara Kali Monco dilaporkan tenggelam bersama mesin akibat derasnya arus.

BACA JUGA  Bersama Kejaksaan, Pemprov Malut Amankan Sejumlah Aset

Hingga saat ini, kerugian material belum dapat ditaksir. Namun, warga dilaporkan masih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu air surut.

Pemerintah desa berharap adanya penanganan cepat untuk mencegah banjir susulan. Salah satu langkah yang diusulkan adalah normalisasi sungai menggunakan alat berat.

“Kami butuh ekskavator untuk memperlebar aliran Kali Manangu yang sudah menyempit,” kata Muharram.

Saat ini, intensitas hujan dilaporkan mulai menurun, namun warga tetap diminta waspada terhadap potensi banjir lanjutan. (RHM/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah