Sofifi, Maluku Utara – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menunjukkan kepedulian nyata terhadap para pekerja dengan turun langsung meninjau pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Maliaro, Kota Ternate, Kamis (19/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur tidak hanya memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target, tetapi juga memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) secara langsung kepada para tukang yang terlibat dalam proyek tersebut.
“Ini THR seadanya dari saya,” ujar Sherly di hadapan para pekerja.
THR yang diberikan merupakan inisiatif pribadi Gubernur bersama anaknya, Edelyn, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras para tukang dalam membantu mewujudkan hunian layak bagi masyarakat.
Para pekerja tampak antusias dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Momen tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan kedekatan pemimpin daerah dengan masyarakatnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda pemantauan program RTLH tahun 2026 yang tengah digencarkan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Program ini merupakan salah satu prioritas dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan hunian layak.
Langkah Gubernur turun langsung ke lapangan dinilai sebagai bentuk kepemimpinan yang responsif dan humanis, sekaligus memastikan bahwa program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus meningkatkan capaian program RTLH dari tahun ke tahun. Pada tahun 2025, sebanyak 700 unit rumah berhasil dibangun. Sementara pada tahun 2026, target tersebut meningkat signifikan menjadi 1.200 unit.
Peningkatan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pengentasan rumah tidak layak huni sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
Aksi berbagi THR oleh Gubernur Sherly menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga pada nilai kemanusiaan dan penghargaan terhadap para pekerja.
Dengan pendekatan langsung ke lapangan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berupaya memastikan bahwa setiap program tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. (Redaksi)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!