Labuha, Maluku Utara – Harga ikan di Pasar Desa Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca ekstrem.
Kondisi angin kencang dan gelombang tinggi menyebabkan pasokan ikan dari nelayan menurun.
Pantauan media ini di Pasar Labuha, lapak pedagang ikan masih ramai dikunjungi pembeli. Namun, sejumlah jenis ikan mengalami lonjakan harga cukup tinggi.
Jika sebelumnya harga ikan dasar berada di kisaran Rp 35.000 per kilogram, kini melonjak hingga Rp 60.000–Rp 70.000 per kilogram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah seorang pedagang ikan, Husain, mengatakan cuaca buruk sangat berdampak terhadap aktivitas nelayan sehingga pasokan ikan ke pasar menjadi terbatas. “Cuaca ekstrem di perairan Halsel membuat banyak nelayan memilih tidak melaut. Akibatnya, harga ikan di Pasar Labuha naik cukup tajam,” ujar Husain, Senin (12/1/2016).
Ia menyebutkan, ikan yang biasa dikonsumsi masyarakat kini dijual dengan harga lebih tinggi. Ikan kembung sela kuning (tude), misalnya, dijual sekitar Rp 20.000 untuk empat ekor, tergantung ukuran.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









