Daruba, Maluku Utara – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai bersama Komunitas Boomtale menggelar aksi bersih-bersih sampah di kawasan strategis Water Front City (WFC) Zona I dan II serta Taman Kota Daruba, Rabu (11/2/2026) sore. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah nyata memperkuat citra Morotai sebagai destinasi bahari unggulan yang bersih, lestari, dan berdaya saing global.
Ratusan siswa SMP Negeri 1 Pulau Morotai bersama personel Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Morotai terlibat langsung dalam aksi tersebut. Kolaborasi lintas elemen ini menegaskan komitmen bersama dalam menanamkan karakter peduli lingkungan, khususnya terhadap ekosistem pesisir dan laut yang menjadi kekayaan utama daerah.
Pengelola Komunitas Boomtale, Ugi Agustono Scott, menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari inisiatif komunitas yang kemudian disinergikan dengan pemerintah daerah. Ia mengaku datang ke Morotai sebagai wisatawan, namun terpikat oleh potensi bahari yang luar biasa sekaligus prihatin terhadap ancaman sampah plastik.
“Kami melihat Morotai memiliki potensi besar sebagai destinasi bahari kelas dunia. Karena itu, kami berinisiatif menggerakkan aksi bersih pantai yang melibatkan masyarakat dan pelajar agar tumbuh kepedulian terhadap lingkungan pesisir,” ujarnya.
Menurut Ugi, kebersihan laut, terumbu karang, dan kawasan pantai merupakan fondasi utama menjadikan Morotai sebagai salah satu pulau terindah dan terbersih di dunia. Dokumentasi kegiatan tersebut akan dipublikasikan melalui media sosial dan dikirim ke 31 negara sebagai bagian dari promosi internasional.
“Video aksi ini akan kami unggah dan distribusikan ke 31 negara untuk memperkenalkan Morotai sebagai daerah yang peduli kebersihan serta memiliki potensi besar di sektor pariwisata, perikanan, dan pertanian,” katanya.
Kolaborasi Pelajar dan TNI AL Perkuat Citra Morotai sebagai Destinasi Bahari Bersih
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Pulau Morotai, Muksin Soleman, mengapresiasi sinergi antara komunitas, pelajar, dan TNI AL dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Jumat (13/2/2026), termasuk di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
“Kami berharap kegiatan ini memperkuat citra positif Pulau Morotai di mata dunia dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, gerakan kolektif seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun pariwisata berkelanjutan yang tidak hanya bertumpu pada keindahan alam, tetapi juga kesadaran masyarakat menjaga lingkungan.
Semangat Generasi Muda Jaga Laut Morotai: Dari Aksi Nyata untuk Wisata Berkelanjutan
Antusiasme terpancar dari para pelajar yang terlibat. Vera, salah satu siswa SMP Negeri 1 Pulau Morotai, mengaku bangga dapat berpartisipasi langsung dalam kegiatan tersebut.
“Kami senang dan bangga bisa ikut bersih-bersih. Ini menjadi tanggung jawab bersama agar warga membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah ke laut,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan pembelajaran nyata tentang kepedulian lingkungan.
“Kebersihan adalah bagian dari iman. Kami sebagai pelajar tidak hanya belajar teori, tetapi juga harus memberi solusi nyata bagi lingkungan,” katanya.
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai tidak hanya menata kawasan pesisirnya, tetapi juga mengirim pesan kuat bahwa pariwisata berkelanjutan dimulai dari kesadaran kolektif menjaga kebersihan, merawat alam, dan melestarikan budaya bahari yang menjadi identitas Morotai. (Redaksi)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!