Sambut Morotai Fun Run, Daruba Berbenah Total: Jalan Dibersihkan, Ternak Ditertibkan

Daruba, Maluku Utara – Menjelang perhelatan Morotai Fun Run 10K 2026 yang akan digelar pada 12 April mendatang, wajah Kota Daruba perlahan berubah. Sejak dini hari, deru sapu dan aktivitas gotong royong aparat pemerintah menjadi tanda keseriusan daerah ini dalam menyambut para pelari dari berbagai wilayah.

Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai tak ingin sekadar menjadi tuan rumah. Mereka ingin meninggalkan kesan. Jalan-jalan utama dibersihkan, sampah diangkut, dan trotoar dirapikan agar para peserta dapat berlari dengan nyaman sekaligus menikmati suasana kota yang tertib dan bersih.

Pantauan di lapangan, Selasa (31/3/2026), seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dikerahkan. Mereka menyisir jalur lomba mulai dari titik start di depan Masjid Agung Baiturrahman hingga garis finis di kawasan Museum Trikora Perang Dunia II.

Sekretaris Panitia Morotai Fun Run 10K 2026, Iwan Muraji, menegaskan bahwa kebersihan menjadi prioritas utama. Bagi mereka, ajang ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga panggung untuk memperkenalkan Morotai kepada dunia luar.

BACA JUGA  Lebaran Tinggal Hitung Hari, Pasokan Minyak Tanah ke Morotai Maluku Utara Menipis

“Ini bukan hanya tentang lari. Ini tentang bagaimana kita menunjukkan bahwa Morotai adalah daerah yang tertib, bersih, dan siap menyambut tamu dengan baik,” ujarnya.

Tak berhenti pada kebersihan, perbaikan infrastruktur juga menjadi perhatian. Sejumlah ruas jalan berlubang yang dilalui peserta telah ditutup demi memastikan keamanan selama lomba berlangsung.

“Jalan yang akan dilalui peserta sudah kami perbaiki. Harapannya, mereka bisa berlari dengan aman dan nyaman tanpa gangguan,” tambah Iwan.

Upaya pembenahan juga menyentuh aspek ketertiban umum. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Linmas, dan Damkar turut bergerak melakukan penertiban hewan ternak yang berkeliaran serta pedagang ikan yang berjualan di pinggir jalan.

BACA JUGA  Tiba di Morotai, Wabup Rio Pawane Hanya Disambut Kasatpol PP dan Sopir Protokoler

Plt. Kepala Satpol PP, Linmas, dan Damkar Pulau Morotai, Akri Yuti Wijaya, menegaskan bahwa langkah ini dilakukan demi menjaga kelancaran acara dan kenyamanan bersama.

“Kami sudah melakukan penertiban. Jika masih ditemukan pelanggaran, baik ternak yang dilepas maupun pedagang yang berjualan di badan jalan, akan kami tindak sesuai peraturan daerah,” tegasnya.

Langkah-langkah ini akan terus dilakukan hingga sehari sebelum pelaksanaan, tepatnya 11 April 2026. Harapannya, Morotai Fun Run tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta dan tamu yang datang.

Lebih dari sekadar lomba, Morotai tengah bercerita, tentang semangat gotong royong, tentang kebanggaan daerah, dan tentang kesiapan menyambut masa depan sebagai destinasi yang semakin diperhitungkan. (Redaksi)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah