12.348 Pemudik Terlayani, Program Mudik Bersubsidi Maluku Utara Berjalan Lancar

Sofifi, Maluku Utara Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) memastikan pelaksanaan program mudik bersubsidi pada Angkutan Lebaran 2026 berjalan lancar dan tuntas. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan biaya yang lebih terjangkau.

Berdasarkan data resmi, sebanyak 12.348 pemudik telah terlayani melalui program tersebut. Mayoritas menggunakan transportasi laut dengan total 8.516 penumpang, disusul kapal ferry sebanyak 3.671 penumpang, serta 161 penumpang yang memanfaatkan layanan bus gratis.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengatakan program ini dihadirkan untuk membantu masyarakat tetap terhubung dengan keluarga pada momentum Lebaran.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan lebih tenang. Perjalanan mungkin panjang, tetapi harapannya tetap sama, yakni bisa berkumpul dengan keluarga dalam keadaan baik,” ujar Sherly, Selasa (31/3/2026).

BACA JUGA  Seorang Pria di Halmahera Selatan Akhiri Hidupnya dengan Cara Gantung Diri

Menurut dia, kehadiran pemerintah dalam program ini merupakan bentuk komitmen untuk memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku Utara yang sangat bergantung pada transportasi laut.

Ia juga mengakui bahwa pelaksanaan program masih memiliki sejumlah kekurangan yang perlu diperbaiki ke depan. Karena itu, pemerintah membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan sebagai bahan evaluasi.

Program mudik bersubsidi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran mobilitas antarwilayah serta mengurangi beban biaya transportasi yang kerap meningkat saat musim mudik.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat, mulai dari penyedia layanan tiket, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, Kementerian Perhubungan, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II, hingga unsur TNI dan Polri, tenaga kesehatan, serta personel yang tergabung dalam Operasi Ketupat Kie Raha.

BACA JUGA  Aparat Desa di Morotai Diduga Tilep Upah Tukang RTLH

Menurut Sherly, sinergi lintas sektor tersebut menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan arus mudik tahun ini.

“Kerja sama semua pihak membuat seluruh rangkaian mudik berjalan tertib, aman, dan lancar bagi masyarakat Maluku Utara,” katanya.

Bagi ribuan warga, program ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan juga tentang kesempatan untuk kembali bertemu keluarga, merayakan Lebaran dengan rasa tenang, dan membawa pulang cerita kebersamaan yang tak tergantikan. (Redaksi)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah