Alasan Efisiensi, Pedagang Takjil di Ternate Tanpa Tenda Baru di Ramadhan Tahun Ini

Ternate, Maluku Utara – Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ternate memastikan tidak lagi melakukan pengadaan tenda bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berjualan takjil pada Ramadhan 2026. Kebijakan ini berbeda dengan tahun sebelumnya ketika pemerintah kota melalui dinas tersebut membagikan 105 tenda kepada pelaku UMKM.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ternate, Sarif H. Sabatun, mengatakan seluruh tenda yang diadakan sebelumnya telah didistribusikan kepada pelaku UMKM.

“Tenda-tenda kemarin sudah dibagikan semuanya, ada sekitar 105 tenda yang dipersiapkan untuk UMKM berjualan takjil di Ramadhan,” kata Sarif saat diwawancarai Haliyora.id di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Ternate, Kamis (12/2/2026).

BACA JUGA  PPN Ternate Pastikan Stok Ikan Aman Selama Ramadhan

Menurut Sarif, pembagian tenda dilakukan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Ia menegaskan tidak semua pelaku UMKM dapat difasilitasi, mengingat jumlah UMKM di Kota Ternate mencapai sekitar 19 ribu pelaku usaha.

“Kami bagikan sesuai kemampuan anggaran. Tidak mungkin seluruh UMKM di Kota Ternate ini kita berikan tenda, karena total UMKM yang ada sekitar 19 ribu,” ujarnya.

Sarif menjelaskan, pengadaan 105 tenda tersebut dilakukan pada tahun anggaran 2025. Untuk tahun anggaran 2026, belum ada pengadaan tambahan. “Untuk tahun ini belum ada pengadaan lagi, karena ada kebijakan efisiensi anggaran,” katanya.

BACA JUGA  PR Besar Kadikbud Malut : Tuntaskan ATS yang Capai 35 Ribu Anak

Meski tidak ada penambahan fasilitas pada tahun ini, Sarif menilai program pembagian tenda sebelumnya merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap pelaku UMKM di Ternate.

“Yang terpenting, tenda sudah kita bagikan ke UMKM. Ini menunjukkan ada perhatian dari dinas terhadap para pelaku UMKM,” ucapnya.

Ia berharap fasilitas tenda yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal, khususnya pada momentum Ramadhan, sehingga mampu membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pelaku usaha. “Kalau di 2027 anggaran sudah kembali normal, mungkin ada pengadaan yang lebih banyak lagi,” tutup Sarif. (RFN/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah