Kampung Ramadan Ternate Sepi di Hari ke-13, Janji Pemkot Tinggal Tenda Kosong

Ternate, Maluku Utara – Memasuki hari ke-13 Ramadan, Kampung Ramadan yang digadang-gadang Pemerintah Kota Ternate sebagai pusat geliat ekonomi umat di depan Benteng Oranje justru menyisakan pemandangan yang kontras: tenda berdiri, aktivitas nihil.

Pantauan di lokasi menunjukkan deretan tenda telah terpasang rapi di sepanjang area benteng bersejarah itu. Namun hingga menjelang waktu berbuka puasa, tak satupun lapak benar-benar beroperasi. Tak ada aroma takjil, tak terdengar tawar-menawar. Yang ada hanya angin sore dan warga yang melintas dengan wajah heran.

BACA JUGA  Telan Dana Rp 1,6 Miliar, Persiapan Kegiatan CSS 2025 di Ternate Baru 60 Persen

Padahal, kawasan tersebut sebelumnya diproyeksikan menjadi pusat aktivitas kuliner dan ekonomi masyarakat selama Ramadan. Harapannya, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat mengais rezeki tambahan di bulan suci. Kenyataannya, lokasi itu masih lengang, seolah proyek yang kehilangan nyawa sebelum dimulai.

“Biasanya dari awal Ramadan sudah ramai. Ini sudah hari ke-13 masih sepi,” ujar seorang warga di sekitar lokasi, Selasa (3/3/2026).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Nursida Dj Mahmud, mengakui belum optimalnya realisasi Kampung Ramadan tersebut. Menurut dia, pedagang sebenarnya sudah diinformasikan, namun banyak yang masih ragu untuk menempati lapak.

BACA JUGA  Pemotor di Ternate Seruduk Mobil Gendang Sahur, Diduga Mabuk

“Sampai saat ini baru 11 pedagang yang terdaftar, itupun mereka masih ragu-ragu. Mereka takut dagangan tidak laku,” ujarnya.

Pernyataan ini menimbulkan pertanyaa, jika pedagang ragu, di mana peran pemerintah meyakinkan dan menjamin ekosistem usaha? Bukankah konsep Kampung Ramadan justru dirancang untuk menciptakan keramaian terpusat agar transaksi terjadi?

Tanpa strategi promosi, tanpa kepastian keramaian, tenda-tenda itu berubah menjadi simbol setengah hati.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah