Daruba, Maluku Utara – Penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi secara resmi masih menunggu hasil sidang isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama RI.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Morotai, H. Abdurachman Assagaf, melalui Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kemenag, Mukmin Ali, menyampaikan bahwa pihaknya masih menanti keputusan pemerintah pusat.
“Penetapannya kami masih menunggu sidang isbat dari Kementerian Agama RI,” ujar Mukmin saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (13/2/2026).
Ia menjelaskan, sidang isbat dijadwalkan berlangsung pada 17 Februari 2026, bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 Hijriah. Sidang itu akan menentukan awal Ramadhan berdasarkan hasil pemantauan hilal dan perhitungan hisab. “Sidang isbat akan dilaksanakan pada 17 Februari 2026 karena bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 Hijriah,” terangnya.
Ia menegaskan, Kantor Kemenag Morotai akan mengikuti dan menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah.
Sementara itu, Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!