Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa untuk Ekonomi Maluku Utara triwulan IV-2025 dibanding triwulan IV-2024 (y-on-y) mengalami pertumbuhan sebesar 29,81 persen. “Pertumbuhan terjadi pada semua lapangan usaha, kecuali Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib yang mengalami kontraksi sebesar -3,91 persen secara y-on-y” tambahnya
Menurutnya, lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan diantaranya Industri Pengolahan sebesar 50,93 persen, Pertambangan dan Penggalian 35,06 persen, serta Konstruksi sebesar 23,02 persen.
Sementara pertumbuhan ekonomi Maluku Utara antara Triwulan IV ke Triwulan III- 2025 (q-to-q) terjadi pada semua lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan diantaranya Industri Pengolahan 18,70 persen, diikuti Konstruksi sebesar 12,21 persen, serta Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 10,02 persen.
Menurut Simon, pada struktur PDRB Maluku Utara atas dasar harga berlaku menurut lapangan usaha Tahun 2025 masih didominasi oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 42,01 persen, diikuti oleh Pertambangan dan Penggalian sebesar 20,84 persen, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 9,54 persen, Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 8,44 persen, serta Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 6,42 persen.
“Peranan kelima lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Maluku Utara mencapai 87,25 persen” pungkasnya. (*RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!