Wujudkan Kemandirian Desa, Pemdes Salati Salurkan Bantuan Ketahanan Pangan Kepada Warga

Bobong, Maluku Utara – Dalam upaya mewujudkan kecukupan dan kemandirian pangan desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Salati, Kecamatan Taliabu Barat Laut (TBL), Kabupaten Pulau Taliabu, menyalurkan bantuan ketahanan pangan kepada Kelompok Pangan Sehati Desa Salati, Selasa (25/1/2026).

Penyaluran bantuan tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh warga Desa Salati, sekaligus menekan potensi kerawanan pangan melalui penguatan produksi pangan berbasis potensi lokal.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Salati, Akmal Akbar, SE, menjelaskan bahwa bantuan ketahanan pangan ini merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan Desa yang bersumber dari Dana Desa Tahap II Tahun Anggaran 2025. Bantuan diserahkan langsung oleh Pj Kades Salati, didampingi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta perangkat Desa Salati.

“Bantuan ini diberikan kepada Kelompok Pangan Sehati sebagai bentuk dukungan pemerintah desa dalam meningkatkan produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” ujar Akmal Akbar.

BACA JUGA  Pembangunan Bandara Bobong Tak Masuk Perencanaan Tahun Ini, Kadis Perkim Taliabu Hanya 'Omon-omon'

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi bibit sawit, bibit kacang panjang, bibit mentimun, bibit labu, bibit terong, serta sarana penunjang pertanian berupa profil tank, seng polos, seng gelombang, mulsa, cangkul, alat pelubang mulsa, selang air dua rol, pipa air tiga rol, dan mesin sedot air berkapasitas 1,5 inci. Selain itu, Pemdes Salati juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) untuk kegiatan pembersihan lahan kepada Ketua Kelompok Pangan Sehati.

Akmal menegaskan, bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan pangan dari hasil produksi kelompok maupun lumbung pangan desa, sehingga dapat memperluas keterjangkauan pangan bagi masyarakat Desa Salati.

BACA JUGA  Atap Sekolah SDN Bobong yang Rusak Segera Diperbaiki

“Program ini juga bertujuan meningkatkan konsumsi pangan masyarakat yang beragam, bergizi seimbang, aman, higienis, dan bermutu, serta tetap selaras dengan nilai agama, keyakinan, dan budaya masyarakat setempat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Akmal menyampaikan bahwa kebijakan ketahanan pangan desa sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya terwujudnya Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Tanpa Kelaparan, Desa Sehat dan Sejahtera, Infrastruktur dan Inovasi Desa sesuai kebutuhan, Desa Peduli Lingkungan Laut dan Darat, Kemitraan untuk Pembangunan Desa, serta Kelembagaan Desa yang Dinamis dan Budaya Desa yang Adaptif.

“Melalui program ini, kami berharap Desa Salati mampu menjadi desa yang mandiri pangan dan berkelanjutan,” pungkasnya. (RHM)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah