Adapun program pengolahan dan pemasaran hasil perikanan mengelola anggaran Rp1.199.507.983, dengan realisasi keuangan sebesar Rp1.190.240.854 atau 99,52 persen.
Untuk program urusan penunjang pemerintahan daerah kabupaten/kota, pagu anggaran tercatat sebesar Rp6.147.429.991, dengan realisasi keuangan Rp5.759.607.748 atau 93,69 persen.
Idris menegaskan bahwa capaian tersebut akan dijadikan dasar evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program pada tahun-tahun mendatang. “Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar program kelautan dan perikanan semakin tepat sasaran serta mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan, sejalan dengan program Bupati dan Wakil Bupati Halsel” tegasnya.
Ia juga menambahkan, untuk mendukung visi dan misi kepala daerah, pada tahun 2026 DKP akan mendorong sejumlah program prioritas di Zona II Makean dan Kayoa, di antaranya pembangunan pabrik es balok serta pemberian bantuan kapal pajeko bagi nelayan setempat. (RMI/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!