Sofifi, Maluku Utara – Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat. Penyaluran bantuan ini merupakan respons cepat pemerintah daerah dalam menghadapi bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah.
Diketahui, banjir pada Rabu kemarin (7/1) mengakibatkan sejumlah desa di Halmahera Barat tergenang air.
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, mengatakan bahwa pemerintah provinsi telah mengerahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bersiaga dan melakukan penanganan di wilayah terdampak, baik di Kabupaten Halmahera Barat maupun Halmahera Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berharap seluruh masyarakat Maluku Utara dapat terus berikhtiar dan waspada terhadap kondisi cuaca yang kurang baik saat ini,” ujar Sarbin Sehe saat diwawancarai di Bela Hotel Ternate, usai menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) X Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah provinsi masih menunggu keputusan bupati terkait penetapan status darurat bencana. Meski demikian, sejak sehari sebelumnya OPD teknis seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Pangan, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan telah disiagakan di Halmahera Barat.
“Sebelum ditetapkan sebagai kondisi darurat, sejak kemarin seluruh OPD terkait sudah kami arahkan untuk standby di Halmahera Barat,” jelasnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









